Posts

Image
Thank's for google.com buat gambarnya

Yang muda... Yang tak beretika...

Sedihnya melihat anak muda yang sedang berjibaku dengan dunia bisnis, apalagi yang baru memulainya dari nol. Ya... nggak sedikit yang jadi korban penipuan namun pula tak sedikit yang mengecewakan kliennya lantaran kurangnya etika dalam memperkenalkan produknya pada pangsa pasar. Sejujurnya, inilah yang sekarang menjadi permasalahan antara aku dengan adikku yang masih bontot. Pada awalnya, aku bersyukur adekku ikut bisnis serupa MLM ini. Sebutlah produk P. Aku bersyukur karena adekku sudah membangun relasi. Suatu langkah awal yang bagus bila mau terjun ke dunia bisnis. Senang pula bertemu dengan rekan2nya yang juga sama2 mahasiswa yang sama dengan adekku, sampai tibalah rasa tidak sukaku ketika mitra-mitranya yang juga menjual produk yang sama datang berkunjung ke rumah. Well, acaranya sih biasa, kumpul2 dengan tujuan silaturrahmi kemudian membahas prospek ke depannya bagaimana. Wah, yang muda yang berkarya... pikirku. Saat itu aku berada di kamarku bersama kucingku. Tiba2 di salah satu...

Trouble Is A Friend Lyrics - Lenka @ eLyrics.net

Trouble Is A Friend Lyrics - Lenka @ eLyrics.net

Opiniku; Darsem, Qishash dan hukum di tanah suci

Satu lagi TKW yang terjerat kasus hukum di Tanah Arab. Seperti yang diketahui bahwa hukuman yang sedang menantinya adalah hukum qishash dimana nyawa dibayar nyawa, harta dibayar harta, darah dibayar dengan darah (dalam hal ini hukum pancung). Namun saat ini saya tidak ingin berkomentar tentang keterlibatan pemerintah dalam menangani kasus ini maupun memandang bagaimana hukum Qishash itu karena sudah ada orang yang lebih ahli or minimal mencoba mencari jalan yang terbaik dari masalah ini. Hanya saja, seperti yang telah saya tuliskan sebelumnya, inilah potret dimana agama tidak diletakkan pada tempatnya. Jika agama hanya dijadikan alat propaganda demi kepentingan kelompok, maka esensi keadilan yang terdapat dalam agama itupun akan memudar. Hal inilah yang selalu saya khawatirkan karena begitu banyaknya umat Islam namun mereka sendiri enggan belajar lebih dalam mengenai Islam (setidaknya seperti itu), terutama di Indonesia, yang notabene penduduk muslimnya terbanyak di dunia. HHHhhh, tana...
Sedih melihat nasib bu Siami dan buah hatinya diperlakukan oleh warga sekitar rumahnya. namun apalah kata, inilah realita yang terjadi saat ini, walau dalam al-qur'an dituturkan bahwa kejujuran merupakan salah satu prinsip yang dipegang kuat ajaran Islam, namun pada kenyataannya hal tersebut berbuah pahit bagi yang melakukannya. Saya tidak simpatik dengan perlakuan warga kepada bu Siami dan anaknya. Itu sudah termasuk bullying khan?? begitupun sekolah. saya tak simpatik dengan sekolahnya. bagaimana para guru mengantisipasi nilai-nilai UN dengan cara seperti itu? Mengajarkan murid berbuat curang?? Padahal guru itu model bagi anak didiknya. Dimana kode etik guru di Surabaya ? Tapi, emang aneh ya dunia?? Yang salah pun bisa dianggap benar. Well, sebenarnya nggak aneh-aneh banget koq. Andaikan belajar sosiologi pastilah mengerti fenomena ini. Yang pasti, inilah yang namanya pergeseran paradigma sosio budaya akibat suara mayoritas. Paham nggak maksudnya?? Begini, andaikan disuatu tempat...

curhat tiada habisnya

hari ini, firasatku mengatakan bahwa aku harus meliburkan diri dulu.. Well, aku nggak tau kenapa, tapi aku sangat percaya pada instingku ini. Moga besok aku menemukan sesuatu yang besar. Ammmin. Sebenarnya banyak sih yang ingin aku tuliskan disini saat ini. Tapi seperti biasa, ketika ide itu muncul, pastilah kompi ini dipake... Beuh, menyebalkan.. Nah, yang pertama ingin kutuliskan adalah kegalauanku dengan tempat kerja adikku nandar.. Ketakutanku menjadi kenyataan. Bener khan firasatku ini. Lingkungan kerja buruk, tendensi ke arah 3B, pressure yang nggak kira-kira, ngejar target, belum produknya kartu kredit, nawarin orang biar bisa ngutang. :-( Tapi bukan itu ketakutanku yang paling besar. Kekhawatiranku yang terbesar adalah jati diri adekku akan tergerus karena pergaulannya dengan teman-teman yang dia pilih atau terpaksa dia pilih karena hanya merekalah rekan-rekan seperjuangannya. MUlai berani main malam. Untung bukan mulai minum2an haram. Hmmm, cara yang baik adalah mengeluarkanny...
Disaat ajal kan datang menjelang Malaikat Izrail mainkan peran Nyawa tercabut tubuhpun meregang Allohu Akbar... janjiMu tlah datang Lidahpun kelu bibirpun membisu Seluruh tubuh kaku dan membeku Kenikmatan duniapun berlalu Mohon ampunan sudah tak berlaku Tiada lagi tempat pertolongan Kecuali amal dan perbuatan Sepanjang hidup membentang zaman Ridho Ilahi yang diharapkan Lagi kangen banget ma lagu ini. Tau khan? Yang penggemar nasyid pastinya tau nih lagu siapa. Emang lagu jadul, tapi liriknya insya alloh akan tetap dikenang sepanjang zaman. Yupz, lagu dari SNADA, (moga liriknya nggak ada yang salah). kalo terkenang lagu ini, kayaknya sedih bangetz. Ya nggak? Yang suka ma nasyid pastinya setuju dong, tapi lebih tepat merinding daripada sedih, soalnya kalo denger nih lagu, pasti bakal inget ma apa yang akan dan pasti akan menjemput kita nanti. So, jangan sepelekan amal perbuatan kita. Saya pun juga akan berpikir begitu. Karena saya percaya, janji Alloh SWT pasti akan menjemput semua makhl...