Posts

Showing posts with the label OPINI
Sedih melihat nasib bu Siami dan buah hatinya diperlakukan oleh warga sekitar rumahnya. namun apalah kata, inilah realita yang terjadi saat ini, walau dalam al-qur'an dituturkan bahwa kejujuran merupakan salah satu prinsip yang dipegang kuat ajaran Islam, namun pada kenyataannya hal tersebut berbuah pahit bagi yang melakukannya. Saya tidak simpatik dengan perlakuan warga kepada bu Siami dan anaknya. Itu sudah termasuk bullying khan?? begitupun sekolah. saya tak simpatik dengan sekolahnya. bagaimana para guru mengantisipasi nilai-nilai UN dengan cara seperti itu? Mengajarkan murid berbuat curang?? Padahal guru itu model bagi anak didiknya. Dimana kode etik guru di Surabaya ? Tapi, emang aneh ya dunia?? Yang salah pun bisa dianggap benar. Well, sebenarnya nggak aneh-aneh banget koq. Andaikan belajar sosiologi pastilah mengerti fenomena ini. Yang pasti, inilah yang namanya pergeseran paradigma sosio budaya akibat suara mayoritas. Paham nggak maksudnya?? Begini, andaikan disuatu tempat...

kesel dengan situs-situs yang tulisannya berbau "SARA"

Akhir-akhir ini aku agak bingung dengan pemberitaan yang "agak agak berbau SARA", khususnya di bulan suci Ramadhan ini. Banyak yang ingin membuat satu agama dengan agama yang lain saling berseteru, salah satunya dengan pemberitaan-pemberitaan ringan yang dilakukan oleh berbagai situs. Sesungguhnya, saya bersyukur, karena dalam pemberitaan itu, saya bisa mengetahui begitu banyak saudara saudara seiman yang tersebar di seluruh penjuru dunia menjalankan ibadah puasa. Walaupun, tantangan begitu banyak yang dihadapi, terutama oleh saudara seiman yang kuantitasnya lebih sedikit sampai kepada beberapa negara yang bersikap "radikal" pada perkembangan Islam. Saya berpikir, bukankah beragama adalah hak setiap manusia, maka mengapa sampai ada negara yang melarang kegiatan-kegiatan beragama yang merupakan hak setiap umat yang menjalankan. Disatu sisi, saya agak bingung dengan konteks kata yang "dipilih". Terkesan ingin menghasut antar umat muslim dan umat non muslim. ...
Jugun Ianfu adalah potret kelam perilaku penjajah Jepang saat menjajah Indonesia, yang susah terhapus dalam catatan sejarah yang mencoreng hak-hak asasi manusia. Fenomena inipun juga tercermin dalam produk-produk generasi Jepang masa kini yang bernama "sex toys". Saya sangat berharap bahwa Jepang juga mampu menghargai hak-hak wanitanya. Disisi lain, saya tersentuh dan begitu mengagumi perilaku orang-orang Jepang yang baru masuk Islam (Muallaf). Saya sungguh berharap untuk saudara saudariku (walaupun berbeda bangsa), semoga mereka mendapatkan berkah dan maghfiroh di bulan yang mulia ini. Hikmah dari semua itu adalah hampir semua negara yang besar memiliki sejarah kelam ketika berangkat menuju kebesarannya, namun itu semua tidak membuat mereka surut dalam mengejar impian mereka. Maka, kita, Indonesia, juga mesti begitu, walau begitu banyak sejarah kelam yang teranjut terekam dalam kehidupan ini, tetap semangat memperbaiki diri, meminta mapunan kepada Alloh SWT dan mengejar cita...

curhat

Hari ini adalah hari kelima kita menjalani Bulan suci Ramadhan... Senang sekali kami sekeluarga bisa bersama sama melaksanakan ibadah shaum ramadhan, benar-benar bersyukur deh. Kalo inget2 zaman dahulu, saat saya melaksanakan shaum ramadhan, seringkali tak lengkap, entah adek2 Q kuliah, atau ortuku kerja, and sebagainya, namun kali ini kami semua lengkap dari menjalani sahur, berbuka puasa and sholat taraweh, hehehehehe... Lalu, pada malam ini, aku berkesempatan melakukan apa yang pernah aku tulis dalam blog ini, yakni menambal shaf yang bolong. Bersyukur aku bisa menambal shaf yang bolong itu. Sejujurnya, aku bingung, para saudariku (padahal beliau-beliau itu sudah pada tua / uzur), susah sekali untuk maju menambal shaf yang bolong, kesannya; ah nanti juga ada yang maju, padahal mereka itu shoalt jamaah, bukan sholat munfarid (sendiri-sendiri). Dalam hati, aku sering berkata rada sinis ke mereka ; wahai para saudariku, perbanyaklah ilmu mengenai sholat berjamaah, apalagi di masjid. Ta...

Cerita Ramadhan

Share hari ini; Dah 3 malam ini, aku ngikutin kegiatan taraweh di berbagai masjid... Senang banget ngeliat suasana saat ramadhan gini; ceria, rame and spirit nyambut ramadhan... Uaaaahhhh... :-) Dari 3 taraweh ini, semuanya mengangkat tema mengenai peran masjid lebih daripada perannya sebagai tempat ibadah, salah satu tema yang saya sukai adalah perannya yang multifungsi, khususnya dalam bidang sosial. Weiisss, bagus pak... daripada nunggu yang diatas bergerak, mendingan para marbot juga nyumbang idenya. keren banget tuh... BENER.... sudah saatnya masjid ikut berperan serta dalam membenahi moral masyarakat saat ini; entah ngadain bazaar buat membantu masyarakat sekitar, or ngadain pesantren kilat or ngebuka perpustakaan, or ningkatin ekonomi dari dalam masjid. Wuiihh.. kalo dipikir2, kayaknya banyak yang bisa dilakuin oleh masjid, apalagi moment ramadhan kayak gini. Ayo para marbot, lebih kreatif and inovatif lagi... Disatu sisi, para orator ulung yang menyampaikan hal ini ke masyaraka...

How Poor Kaum Tsamud

Mmmmm... hari ini aku mau share mengenai opiniku atas fenomena yang terjadi saat ini. Banyak opini yang berkembang mengenai judi, yang paling menghebohkan saat ini adalah legalisasi judi. Padahal jika kita melihat kedalam Al-Qur'an, ini sudah jelas-jelas haram dan dilarang, tapi apa yang terjadi? sekarang, justru diperdebatkan, malah terkesan menjadi ajang debat kusir. Well, menurut persepsiku, ini seperti pengulangan sejarah yang dulu-dulu. Masih ingat dengan kisah Nabi Saleh As, yang diberi mukjizat munculnya seekor unta betina dari balik batu sehingga masyarakat Tsamud mengikuti ajaran Nabi Saleh As. Pada waktu itu, para pemuka kaum Tsamud ketar ketir karena mereka merasa kehilangan pengaruh dan kekuasaan atas rakyat mereka sehingga mereka mencoba mematahkan asumsi masyarakat dengan membunuh unta betina. Poor kaum Tsamud. Fenomena ini akhirnya tervisualkan secara modern melalui dibukanya opini mengenai legalisasi judi. Padahal sudah jelas tidak diperbolehkan, namun masih saja di...

Melegalkan bertaruh dengan cara melokalisasi perjudian; INI PENGHINAAN

Saya mElihat sebuah acara di TV One yang bertajuk tentang Judi. Saya tak habis pikir, kenapa untuk meningkatkan perekonomian mesti lewat lokalisasi judi ? Masih banyak cara-cara lain, entah itu manajemen zakat, pajak, beacukai dan sebagainya. Yah, kalo dilihat dari estimasi untung rugi, Negara ini mengalami peningkatan dalam hal pemasukan, namun jika kita lihat dari sisi sosial, maka Negara ini telah mengalami dekadensi moral. Kita tentunya masih ingat, bagaimana Ali Sadikin melegalkan perjudian dan pelacuran demi meningkatnya perekonomian bangsa ini. Memang tak bisa dipungkiri, Negara ini mengalami kemajuan yang sangat besar yang diiringi pula dengan melemahnya moral di tubuh bangsa ini. Akibatnya, keadilan sulit didapat kala itu. Andaikata mereka berkata; tidak ada hubungannya antara perjudian dengan dekadensi moral, “WHAT A NONSENSE !” Seperti yang dikatakan dalam Al Qur’an, bahwasanya manusia adalah makhluk sosial. Hubungan antara sesama manusia mengakibatkan masuknya informasi-inf...

TRAGEDI TANJUNG PRIOK

"Kekuatan yang besar mendatangkan tanggung jawab yang besar" Alhamdulillah bagi yang belum mendapatkan jabatan atau kekuatan birokrasi. Sesungguhnya kekuatan yang seperti itu mendatangkan pertanggungjawaban yang besar. Kasus tanjung priok itu sebenarnya tidak perlu terjadi jika orang2 yang mempunyai kekuasaan dalam menjalankan pekerjaannya mau berbuat adil dan tidak melempar tanggung jawab dengan dalih mereka masing2. Sejujurnya, miris hati saya ketika melihat para pemuda dan anggota kamtib dan satpol PP saling baku hantam. Baiknya, semua orang saling introspeksi dahulu, jangan uang.. uang aja yang dipikirin... Tidakkah mereka mengetahui bahwa Tuhan melihat perbuatan mereka masing-masing. Jangan hanya berpikir tentang uang.. uang.. (terutama ini saya tujukan pada pejabat yang berkepentingan dan pengusaha). Hargailah hajat hidup orang banyak. Bukankah negara ini bergerak dengan keringat warga negara yang berusaha dari hari ke hari. Maka hargailah hajat hidup orang banyak. Hend...
Aku ingin selalu berpikir positif, berbuat positif dan berkata positif. Memang, manusia adalah makhluk ciptaan Alloh SWT yang paling sempurna. Setiap perbuatan (entah itu perkataan dan tingkah laku) pasti akan membekas. Itu sebabnya, manusia dapat melakukan "perubahan" daripada makhluk lain yang diciptakan Alloh SWT selain manusia. Manusia adalah makhluk yang istimewa dibandingkan makhluk yang lain. Manusia juga merupakan khalifatullah fil ardhi, mungkin itu sebabnya hanya manusia yang dimintai pertanggungjawaban ketika telah meninggal dunia. Kalo dipikir2, berat juga ya jadi manusia, karena manusia adalah makhluk yang dimana malaikatpun sujud (Kisah penciptaan Nabi Adam As), oleh karenanya, maka sebuah keharusan kalo manusia harus selalu berbuat kebaikan untuk membuat "perubahan" dimuka bumi ini. Bahkan hal yang kecilpun dapat mengubah suatu keadaan, contohnya berkata-kata positif. Kadang, aku berpikir kalo kata-kata adalah makhluk, soalnya dia bisa mengubah keadaa...
I Like Science Mudah-mudahan, di tahun ini, lebih banyak lagi anak2 yang menyukai sains. Amin... Aku salut dengan guru2 yang dapet julukan guru "Killer" dan juga sebaliknya ; Guru yang berpredikat "Baik Hati" Semua guru punya keunikan tersendiri demi sebuah kompetensi yang ingin dicapai bagi anak didiknya. Satu hal yang pasti, setiap guru tidak pernah berhenti mempelajari karakter muridnya, memperbaiki kemampuan mengajarnya dan niat agar kompetensi sang anak didik lebih berkembang.

Terima Kasih gambarnya wikipedia

Image
Hidup Perfilman Indonesia Mo mengomentari tentang film 2012 yang lagi kontroversial nih... Kalo diliat-liat, film-film barat yang genrenya fiksi ilmiah mengarah pada film-film mengenai kiamat seperti Independence day, Knowing, The day after tomorrow dan tahun ini 2012. Sebenarnya, saya nggak terlalu kaget dengan nge-hitnya tema-tema seperti ini karena saya coba berhusnuzzhon (berbaik sangka) aja, agar kita-kita orang mulai memperhatikan lingkungan sekitar kita. Tapi, tau nggak... Sebenarnya Indonesia sudah mulai dari dulu menampilkan film-film seperti itu. Contohnya saja, Kiamat Sudah Dekat arahan Dedi Mizwar tahun 2003. Cerita yang segar, seru, penuh humor dan sarat akan makna. Yang mengajak umat muslim untuk kembali mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa. Walaupun tidak menggambarkan seperti apa itu Kiamat, tapi makna yang ingin ditonjolkan, ketangkap oleh kita-kita orang. Jadi bukan :"Kapan ya Indonesia bisa buat film kayak 2012" Tapi ternyata jika kita mau membuka-buka kem...
Apa sih yang dimaksud dengan 'keadilan'? Akhir-akhir ini, sering kata-kata keadilan dipertanyakan, mulai dari kasus POLRI vs KPK hingga kasus Mpok Minah dengan 3 biji kopi. Begitu banyak orang yang menuntut keadilan hingga tatkala keadilan itu tidak datang jua, langit seakan runtuh dan hidup seakan tak berguna lagi. Nggak selamanya orang-orang yang berada 'di atas' itu benar dan nggak selamanya orang-orang yang berada 'di bawah' itu bersih. Percayalah kawan, tidak sekali dua saya dizhalimi. But, life must go on. Hidup ini terus berputar. Tiada guna bersedih hati. Namun hendaklah kita selalu waspada dengan amal perbuatan kita sendiri (walau penulis sendiri juga bukanlah orang yang luput dari kesalahan) karena amal perbuatan kitalah yang nantinya akan dimintai pertanggungjawaban di 'HARI PERADILAN (Judgement Day)' nanti. Jujur saja, tiada yang adil di dunia ini, karena setiap orang punya versi keadilannya sendiri. Tapi, satu hal yang pasti, keadilan "...
Image
Hari ini, saya menonton film 2012 berdua adik saya di bioskop dan ternyata film tersebut tak seburuk yang diberitakan orang, hanya saja ada sedikit kesesuaian dengan apa yang diberitakan MUI pada beberapa adegan. Meskipun begitu, saya mencoba memberikan pandangan seobjektif mungkin sebagai seorang penggemar film-film fiktif. Sebagai seorang muslim, saya tak mempercayai adanya ramalan mengenai tepatnya kiamat akan terjadi. Alasannya, karena 'Hari Pembalasan' itu adalah hak Alloh SWT dan merupakan rahasia terbesar milikNya. Disisi lain, saya mengagumi sisi artistik yang ditampilkan film tersebut. Memang dalam film ini (saya akui) lebih menonjolkan agama tertentu. Mungkin dikarenakan sang pembuat film merupakan penganut agama tersebut sehingga jalan ceritanya mengikuti alur kitab tertentu. Walaupun begitu, saya tidak menganggap bahwa peristiwa yang dituturkan dalam film 2012 merupakan gambaran kiamat. Menurut saya, ini adalah sebuah gambaran mengenai bencana alam yang terjadi akhi...
Banyak orang yang bilang kalo wajah hukum sudah rusak, namun bagi saya ini adalah suatu reformasi dalam tubuh hukum yang kebobrokannya sudah lama tersembunyi, namun tidak diperlihatkan seperti sekarang ini. Peran rakyat dalam mengubah wajah hukum ini sangatlah besar. Ini menandakan bahwa Indonesia telah mengalami proses pendewasaan dalam berdemokrasi. Masyarakat Indonesia menjadi sangat cerdas dan berperan sangat aktif, meskipun bagi orang hukum sendiri, orang2 yang berkomentar seringkali tidak dianggap. Memang tiada gading yang tak retak. Manusia juga tiada yang sempurna. Meskipun demikian, marilah kita semua mulai membenahi diri. Mari semuanya mewujudkan peradaban emas yang akan dikagumi oleh bangsa yang lain. Marilah kita menjadi pelopor dimulainya sebuah peradaban; peradaban yang bersih, dilandasi oleh norma-norma yang berlandaskan atas azas kemanusiaan dan agama. Banggaku... Indonesiaku...
Anak-anakku semua... Hari ini, kita memperingati hari lahirnya Sumpah Pemuda, peristiwa yang akan selalu dikenang dalam sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia karena para pemuda turut ambil dalam proses merebut kemerdekaan bagi bangsa kita yang tercinta ini. Namun malang, terkadang kita masih bisa melihat para pemuda yang masih hijau menodai semangat sumpah pemuda dengan tindakan-tindakan mereka; entah itu tawuran, senioritas, genk motor, bullying (kalo gak salah, nulisnya gitu) and so on. Padahal dulu.. para pemuda kita bersatu padu tanpa membedakan apakah dia lebih senior di organisasi daripada yang lain, apakah dia agamanya berbeda dengan si anu, apakah pakaiannya lebih rapih dari si anu, apakah dia lebih kaya dari si anu, and so on.. Jika kita ngebandingin antara pemuda produk dulu dengan pemuda produk sekarang, mungkin akan membuat hati kita menjadi miris. :-( Para pemuda yang dulu kental dengan persatuannya dengan pemuda yang sekarang yang kental dengan keegoannya.